TENTANG CAMELLIA

Kenapa saya menulis novel?
Itulah pertanyaan pada sahabat perihal rencana saya menulis novel.

Saya sudah menulis lebih dari 20 buku dan ribuan artikel di berbagai media. Namun saya belum pernah menulis cerita novel.

Pada awalnya saya ingin menulis novel tentang wirausaha. Saya ingin menulis tentang kisah wirausaha dalam bentuk novel sehingga pembaca dapat mencerna lebih mudah mengenai bermacam kiat wirausaha, mulai dari cara membuka usaha, mengelola uang, mengelola karyawan, menegur karyawan yang salah, memotivasi karyawan, membagi tugas, marah-marah sama karyawan, ribut sama keluarga karena banyak hutang, bagaimana mengatasi kesulitan cashflow, melakukan investasi, menikmati hasil usaha  dan lain sebagainya.

Namun novel seperti itu apakah saat ini masih cukup menarik? Bisa jadi iya, bisa jadi tidak .

Dalam beberapa waktu kemudian, saya tiba-tiba teringat impian masa remaja dulu; ingin menulis cerita Camellia dalam bentuk novel. Diambil dari lagu Camellia yang fenomenal karya Ebiet G Ade. Disusun sesuai urutan cerita Camellia 1 hingga 4 dalam persepsi yang saya tangkap sebisanya. Ditambahi bumbu cerita yang menguras emosi. Asumsi saya, jika novel mampu menguras emosi, bakalan banyak pembacanya. (saya harus mencari kisah yang menguras emosi, pasti ada)

Lantas di dalamnya saya selipkan cerita tentang bisnis yang dapat menginspirasi pembaca, khususnya pembaca buku saya, yang sebagian besar senang dengan inspirasi bisnis dan motivasi kehidupan, dan tentunya cukup mengenal lagu Ebiet.

Mas Ebiet yang terhormat, izinkan saya untuk menulis novel dengan judul Camellia. Saya tidak tahu, kapan akan selesai, apakah bulan depan, 3 bulan ke depan, atau kapan. Selama matahari terbit dan terbenam, saya usahakan menyisihkan waktu untuk menulis. Sembari mengingat-ingat  lirik lagu Ebiet yang indah.

Di Bumi yang berputar
Pasti ada gejolak
Ikuti saja iramanya
Isi dengan rasa

Di menara langit,
Halilintar bersabung
......................................

Dengan bantuan para pembaca,  Insya Allah novel ini dapat saya selesaikan secepatnya.

Silakan kasih komentar dan usulan atas isi novel ini, melalui email bambangsuharno@gmail.com.



Yang sedang belajar menulis novel

Bambang Suharno 

0 komentar:

Posting Komentar