.............
puisi dan pelitaku,
kau sejuk seperti embun pagi membasah di daun jambu
di pinggir kali yang bening
Sayap sayap kecil lincah berkepak
seperti burung camar
terbang mencari tiang sampan.
Engkau berpijak kaki dengan pasti
mengarungi nasibmu
mengikuti arus air berlari
Entah kenapa aku menjadi terasa mudah menjadi seorang pujangga. Kata-kata puitis yang suka menjadi bahan tertawaan sekarang menjadi nyata-nyata indah. Dan itu semua bikinanku...
Novel Camellia Karya Bambang Suharno
Terinspirasi dari lagu Camellia karya Ebiet G Ade yang melegenda di tanah air.
Disusun Untuk Menghargai Karya Ebiet G Ade
Sang Maestro yang menghasilkan puisi dan laku yang tak lekang oleh zaman
Di Tengah Hiruk Pikuk Kehidupan
Aku Harus menyepi untuk menggali jawaban yang tersembunyi
Dunia yang gemerlap
Hanyalah hiasan
Kadang kita perlu menikmati
Sejenak tentang makna hidup yang belum kita ketahui
Selasa, 02 Agustus 2016
Kamis, 04 Februari 2016
Napak Tilas Perjalanan
Perjalanan mudik bersama keluarga Jakarta ke Purwokerto yang harusnya ditempuh 8 jam, kali
ini harus saya nikmati 11 jam dari rumah saya di Jakarta. Inilah ritual perjalanan yang saya tempuh setahun sekali dalam suasana lebaran. Perjalanan ini bisa melewati jalur utara yang panas menyengat dengan jalan yang datar mulai dari Cikampek hingga daerah Tegal. Bisa juga melalui jalur selatan, mulai Bandung, Garut, Tasik, Ciamis, Banjar, Cilacap, hingga...
Minggu, 10 Januari 2016
Seraut Wajah Pejuang

…………………………………….
Pengorbanan
yang tak sia-sia
untuk negeri
yang dicintai, dikasihi.
Tangan dan
kaki rela kau serahkan
Darah,
keringat rela kau cucurkan
Bukan hanya
untuk ukir namamu
Ikhlas demi
langit bumi
bersumpah
mempertahankan setiap jengkal tanah
(Seraut
Wajah, Ebiet G Ade)
Alkisah, di jaman dahulu ketika negeri bernama
Indonesia belum lahir, Kerajaan...