Novel Camellia Karya Bambang Suharno

Terinspirasi dari lagu Camellia karya Ebiet G Ade yang melegenda di tanah air.

Disusun Untuk Menghargai Karya Ebiet G Ade

Sang Maestro yang menghasilkan puisi dan laku yang tak lekang oleh zaman

Di Tengah Hiruk Pikuk Kehidupan

Aku Harus menyepi untuk menggali jawaban yang tersembunyi

Dunia yang gemerlap

Hanyalah hiasan

Kadang kita perlu menikmati

Sejenak tentang makna hidup yang belum kita ketahui

Tampilkan postingan dengan label novel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label novel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Juni 2015

LAGU UNTUK SEBUAH NAMA

Mengapa jiwaku mesti bergetar
Sedang musik pun manis kudengar
Mungkin karena kulihat lagi
Lentik bulu matamu
Bibirmu dan rambutmu yang kau biarkan
Jatuh berderai di keningmu
Makin mengajakku terpana
Kau goreskan gita cinta
(Lagu Untuk Sebuah Nama, Ebiet G Ade)



Nama itu agak terasa asing di telinga saya Camellia Azizah. Aku kurang paham artinya, tapi mendengar nama itu, pasti dia bukan berasal dari kampungku
Ia baru beberapa bulan pindah dari Jakarta ke Purwokerto. Orang tuanya seorang pejabat bank, yang baru pindah ke kota ini. Wajahnya bening sebagaimana umumnya orang berada. Bedanya, ia tetap tampil sederhana. Aku yang biasa kurang begitu dekat dengan gadis cantik, dan keluarga kaya, menjadi kurang menghiraukan kehadiran siswa baru di kelas ini. Sudah jelas, seperti itulah aku
Ah tapi kadang akuberpikir, mungkin saja saya akan mengalami seperti cerita novel atau film. Cerita pertemuan lelaki biasa dari keluarga biasa dengan gadis cantik orang kaya. “Hahahaha itu cerita novel, bukan kenyataan,”batinku menghibur.

“ Bram, bisa nggak saya minta tolong,” suara seorang gadis mengagetkanku ketika  jam istirahat dimana saya tidak keluar ruangan. Oo ternyata Lia.